Rutan Banda Aceh Dorong Pelestarian Budaya Lokal melalui Pelatihan Tari Saman
Banda Aceh – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh terus mengembangkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan melalui berbagai kegiatan positif, salah satunya pelatihan Tari Saman sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal Aceh.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mengenal dan mempelajari Tari Saman yang memiliki nilai seni, kebersamaan, disiplin, serta kekompakan. Latihan dilakukan secara bersama-sama dengan mempelajari gerakan, ritme, dan koordinasi dalam penampilan.
Pelatihan Tari Saman turut didampingi oleh peserta MagangHub Kemnaker Batch 1 Tahun 2026, yang memberikan bimbingan kepada Warga Binaan selama proses latihan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Banda Aceh tidak hanya memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan, tetapi juga turut menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah. Diharapkan kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman positif dan bekal bagi Warga Binaan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mengenal dan mempelajari Tari Saman yang memiliki nilai seni, kebersamaan, disiplin, serta kekompakan. Latihan dilakukan secara bersama-sama dengan mempelajari gerakan, ritme, dan koordinasi dalam penampilan.
Pelatihan Tari Saman turut didampingi oleh peserta MagangHub Kemnaker Batch 1 Tahun 2026, yang memberikan bimbingan kepada Warga Binaan selama proses latihan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Banda Aceh tidak hanya memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan, tetapi juga turut menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah. Diharapkan kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman positif dan bekal bagi Warga Binaan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.